Jangan Langsung Panik! Ini Kiat Hadapi Mobil Mogok Saat Dikendarai

July 1, 2019
Ditulis oleh: Redaksi Harris Mobil

Surabaya - Tahapan menghadapi mobil mogok di tengah jalan.

Saat mobil tidak begitu dalam keadaan prima dan dikendarai, maka biasanya mobil akan mengalami kendala seperti mogok di tengah jalan. Saat dalam situasi seperti ini, pengemudi sangat beruntung jika menemukan bengkel atau service center terdekat. Namun sebaliknya jika mobil yang mogok berada di tempat yang sepi atau jauh dari apapun sehingga tidak bisa meminta bantuan siapapun maka pengemudi harus bisa menyelesaikan permasalahan tersebut sendiri. Beberapa kiat menghadapi mobil mogok dibawah ini perlu diterapkan:

  1. Tetap tenang dan menepikan mobil

Saat mobil mogok di jalanan yang sepi, biasanya pengemudi akan panik karena tidak tahu apa yang harus dilakukan. Penting untuk diingat bahwa pengemudi dilarang untuk panik agar pengemudi dapat berpikir dengan jernih dan menemukan solusi dari situasi tersebut. Alih-alih panik, pengemudi diharuskan menepikan mobilnya ke tempat yang lebih aman agar tidak menghalangi jalannya kendaraan lainnya.

  1. Memeriksa bahan bakar

Sebelum memeriksa mesin, pastikan bahan bakar mobil sudah terisi penuh dengan memeriksanya dari lampu indikator atau tangki mobil. Dikhawatirkan mobil yang mogok tersebut disebabkan oleh bahan bakar yang habis ditengah jalan karena pengemudi yang lupa mengisinya.

  1. Mengunci pintu mobil saat keluar memeriksa komponen lain

Hal penting yang paling sering diremehkan oleh pengemudi adalah mengunci pintu mobilnya jika hendak keluar memeriksa mesin atau komponen mobil lain. Ini harus dilakukan agar terhindar dari kejahatan karena dikhawatirkan pelaku  pencurian akan dengan mudah masuk kedalam mobil dan mengnedarainya lalu meninggalkan pengemudi saat mobil terbuka dan pengemudi fokus memeriksa mesin.

  1. Memeriksa ban

Saat mogok, tidak ada salahnya untuk memeriksa kondisi ban.  Dikhawatirkan ban meletus saat dikendarai apalagi jika melalui jalan yang berlubang atau berpasir. Jika ban kempes atau meletus maka pengemudi mobil bisa menelpon layanan bengkel atau service center untuk meminta bantuan pompa atau tambal ban.

  1. Memeriksa radiator

Jika ban mobil baik-baik saja, maka pengemudi perlu memeriksa kondisi radiator. Radiator yang mengalami overheat harus didiamkan selama beberapa menit. Setelah itu pengemudi bisa memeriksa radiator coolant didalamnya. Jika radiator coolant habis, maka pengemudi harus mengisinya. Air mineral bisa jadi alternatif saat pengemudi tidak bisa mendapatkan coolant. Namun patut diperhatikan kalau air mineral tidak dapat menggantikan coolant secara terus menerus karena akan merusak komponen mobil lainnya.

  1. Memeriksa busi

Jika saat diisi coolant mobil masih tidak bisa dihidupkan, pengemudi harus memeriksa kondisi busi karena jika dimungkinkan mengalami overheat. Busi yang overheat bisa dikenali dari kondisi fisiknya. Jika busi tersebut meleleh atau terbakar, maka sangat jelas bahwa busi mengalami overheat.

  1. Menelpon jasa derek

Saat semua upaya sudah dilakukan namun mobil masih tidak bisa dihidupkan, jalan terakhir adalah membawanya ke bengkel atau service center terdekat. Jika jarak bengkel atau service center tidak terlalu jauh dari lokasi mogok, pengemudi bisa mendorongnya namun pengemudi bisa menggunakan jasa derek jika jaraknya terlalu jauh.

Tujuh tips diatas sangat bisa diterapkan saat menghadapi mobil. Namun alangkah baiknya pengemudi melakukan antisipasi sebelum mobilnya mogok dengan melakukan perawatan secara berkala di service center terpercaya. Hal itu dilakukan agar pengemudi selalu nyaman dalam berkendara dan terhindar dari bahayanya mogok di tengah jalan.

Social media :

Leave a Reply